Suasana Balai Desa Cisalada pada Kamis pagi terasa berbeda. Puluhan pelaku UMKM gula aren berkumpul dengan penuh antusias mengikuti Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Sosialisasi Strategi Promosi Kreatif Produk Olahan Gula Aren” (14/8/2025). Kegiatan yang berlangsung selama dua jam ini menghadirkan dosen dan praktisi untuk berbagi ilmu tentang pengemasan, branding, hingga promosi digital.
Acara dibuka oleh Sekretaris Desa Cisalada, M. Busrol Karim, yang mengingatkan pentingnya keberanian beradaptasi. “UMKM harus berani berinovasi agar produk lokal seperti gula aren bisa dikenal lebih luas,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Dalam sesi materi, Abriandi, S.E., Ak., M.M., CA. menekankan pentingnya pondasi usaha yang sehat melalui manajemen keuangan sederhana. Peserta tampak serius mencatat saat beliau menekankan bahwa laporan keuangan adalah kunci keputusan bisnis.
Suasana semakin hidup ketika Dr. Leni Hartati, S.Sos., M.M. mengajak peserta berdiskusi tentang keunikan produk gula aren. Ia menekankan bahwa branding bukan sekadar logo atau desain visual, tetapi cerita yang melekat di benak konsumen. “Setiap produk punya cerita, dan itulah yang harus digali,” ungkapnya.
Kehangatan terasa ketika sesi praktik dipandu Endyastuti Pravitasari, S.ST., MBA. dan Muhammad Fikri Ghissani, M.Ikom.. Peserta diajak mencoba langsung membuat logo, tagline, hingga konten media sosial menggunakan ChatGPT. Tawa dan semangat muncul saat beberapa desain kreatif dipresentasikan, memperlihatkan potensi baru bagi produk lokal.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para narasumber dan sesi foto bersama. Senyum para peserta mencerminkan harapan baru: UMKM gula aren Cisalada kini lebih percaya diri untuk melangkah ke pasar modern dengan strategi promosi yang lebih kreatif dan berbasis digital.

Leave a Reply