Author: muhammad.ghifarel@uta45jakarta.ac.id

  • Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Jadi Rujukan Benchmarking Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam STIDKI Bogor

    Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Jadi Rujukan Benchmarking Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam STIDKI Bogor

    Kegiatan praktik podcast di studio TV UTA’45 Jakarta (Foto-Foto: Pers & Media/Bayu)

    UTA BICARA – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta menerima kunjungan benchmarking dari Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam STIDKI Bogor pada 9 Februari 2026, dalam rangka penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan yang bertepatan dengan momentum Hari Pers Nasional ini difokuskan pada pertukaran praktik baik pengelolaan pendidikan, pengembangan kurikulum, kolaborasi riset, serta peluang kerja sama pengabdian masyarakat berbasis media dan komunikasi.

    Kegiatan berlangsung di Ruang 509 Kampus UTA’45 Jakarta dan dihadiri oleh lima dosen Ilmu Komunikasi UTA’45 Jakarta, tiga dosen STIDKI Bogor, serta perwakilan yayasan. Selain sesi diskusi akademik, rombongan juga meninjau berbagai fasilitas pembelajaran milik Ilmu Komunikasi UTA’45 Jakarta, termasuk studio radio dan studio televisi yang digunakan sebagai sarana praktikum dan produksi konten mahasiswa.

    Dalam diskusi, kedua belah pihak menyoroti pentingnya inovasi kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan industri media digital, penguatan budaya riset dosen dan mahasiswa, serta pengabdian masyarakat yang relevan dengan kebutuhan publik. Benchmarking dipandang sebagai strategi untuk meningkatkan mutu tata kelola program studi sekaligus memperluas jejaring akademik antarperguruan tinggi.

    Penandatanganan kerja sama sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi dan pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Foto-Foto: Pers & Media/Bayu)

    Kaprodi Ilmu Komunikasi UTA’45 Jakarta, Vidya Kusumawardani, M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya terbuka untuk membangun kerja sama yang konkret dan berkelanjutan di seluruh aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Ke depan harus ada jalinan kerja sama dalam semua bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami sangat terbuka untuk berpartisipasi dalam berbagai program kolaboratif,” ujarnya.

    Sementara itu, perwakilan STIDKI Bogor, Dr. Indra Dita Puspito, M.Sos., mengapresiasi sambutan hangat dari Ilmu Komunikasi UTA’45 Jakarta serta menyatakan kesiapan institusinya untuk menjalin kemitraan jangka panjang. “Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa. STIDKI menyambut dengan antusias kerja sama yang akan terjalin dan siap terus berkolaborasi ke depannya,” ungkapnya.

    Melalui kegiatan ini, Prodi Ilmu Komunikasi UTA’45 Jakarta diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai rujukan akademik di bidang komunikasi, sekaligus mendorong terciptanya sinergi yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan komunikasi dan penyiaran di Indonesia.

  • Prodi Ilmu Komunikasi UTA’45 Jakarta Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa Lewat Workshop Jurnalistik

    Prodi Ilmu Komunikasi UTA’45 Jakarta Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa Lewat Workshop Jurnalistik

    JAKARTA, UTA BICARA – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (UTA’45) Jakarta sukses menyelenggarakan Workshop Jurnalistik bertema “Jurnalisme Multimedia: Konten Kreatif di Era Digital”, pada Senin (30/6/2025) di Ruang 411, Gedung UTA’45 Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan industri media digital.

    Workshop menghadirkan narasumber utama Dr. Makroen Sanjaya, M.Sos, praktisi media dan komunikasi sekaligus Direktur TV Muhammadiyah (TvMu). Dalam pemaparannya, Dr. Makroen membagikan pengalaman serta memberikan pelatihan langsung mengenai teknik jurnalisme multimedia, mulai dari perencanaan konten, pengambilan gambar, penulisan naskah, hingga editing video jurnalistik.

    Ia juga menyoroti peran teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam industri media saat ini. Menurutnya, AI dapat menjadi alat bantu yang mendukung efisiensi kerja jurnalistik, namun tidak dapat menggantikan kreativitas dan kepekaan jurnalis.

    “AI bisa menjadi alat bantu yang luar biasa, tapi jurnalisme membutuhkan rasa, perspektif, dan kepekaan terhadap realitas sosial yang tidak bisa digantikan oleh teknologi,” tegasnya

    Workshop dibuka oleh Kaprodi Ilmu Komunikasi UTA’45 Jakarta, Vidya Kusumawardani, M.Si, yang menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan antusiasme peserta. “Kegiatan ini kami laksanakan tidak hanya untuk memberikan wawasan terkait dunia jurnalisme, tetapi juga untuk meningkatkan kreativitas teman-teman semua agar siap menghadapi tantangan industri di era digitalisasi ke depan,” ujarnya.

    Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan MoA antara Program Studi Ilmu Komunikasi UTA’45 Jakarta dengan TV Muhammadiyah (TvMu), yang dilakukan langsung oleh Dekan FEBIS UTA’45 Jakarta, Dr. Bobby Reza, S.Kom, MM.  Ia berharap kerja sama ini memberikan manfaat konkret bagi mahasiswa dalam mempersiapkan karier mereka. “Semoga apa yang kalian ikuti hari ini bisa menjadi masukan yang baik untuk kalian dalam menata dan menyiapkan masa depan setelah lulus dari Program Studi Ilmu Komunikasi,” ujar Bobby

    Sebagai penutup, mahasiswa mengikuti sesi praktik pembuatan video jurnalistik. Dalam sesi ini, mereka ditantang untuk menerapkan materi yang telah dipelajari secara langsung, mulai dari ide cerita hingga proses penyuntingan. Kegiatan ini menjadi ajang eksplorasi kreatif dan penguatan keterampilan teknis mahasiswa.

    Workshop ini menjadi bagian dari komitmen Prodi Ilmu Komunikasi UTA’45 Jakarta untuk menjembatani dunia akademik dan kebutuhan industri, sekaligus mencetak lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi media dan siap bersaing di era digital.

  • Workshop Beauty Class dan Skill Networking: Kolaborasi Prodi Ilmu Komunikasi UTA’45 Jakarta dengan SariAyu

    Workshop Beauty Class dan Skill Networking: Kolaborasi Prodi Ilmu Komunikasi UTA’45 Jakarta dengan SariAyu

    Desiyani, pemateri dari SariAyu saat memberikan pelatihan cara bersikap dan mengembangkan skill networking pada peserta workshop di ruang perkuliahan kampus UTA’45 Jakarta, Sabtu (7/12/2024). (Pers & Media UTA’45)

    JAKARTA, UTABICARA – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (UTA’45) Jakarta mengadakan workshop bertajuk Beauty Class dan Skill Networking pada di Ruang Perkuliahan kampus UTA’45 Jakarta, Sabtu (7/12/2024). Acara ini terselenggara berkat kerja sama dengan Sari Ayu, salah satu merek kosmetik ternama di Indonesia.

    Workshop bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dalam membangun kepercayaan diri melalui penampilan yang sesuai sekaligus meningkatkan kemampuan berjejaring, yang menjadi elemen penting dalam dunia kerja dan komunikasi profesional.

    Kegiatan ini dihadiri lebih dari 50 mahasiswa dan mahasiswi dengan menghadirkan pembicara profesional dari Sari Ayu, termasuk Makeup Artist berpengalaman Desiyani yang juga praktisi komunikasi. Sesi Beauty Class memberikan edukasi tentang teknik rias sederhana namun profesional untuk mendukung penampilan saat wawancara kerja atau acara formal lainnya.

    Selain itu, sesi Sharing Knowledge tentang Skill Networking memberikan panduan tentang cara memperluas koneksi, membangun hubungan profesional yang baik, dan memanfaatkan keterampilan bersikap sebagai alat penghubung. Peserta juga diajak mempraktikkan langsung teknik komunikasi interpersonal yang efektif.

    Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Dinar Ayu Chandra Agustin, M,Sos saat memberikan sambutan dalam workshop. (Pers & Media UTA’45)

    Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Dinar Ayu Chandra Agustin, M,Sos menyampaikan harapannya bahwa kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa. “Kami ingin membekali mahasiswa tidak hanya dengan ilmu teori, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja,” ujarnya.

    Dinar juga menambahkan, penampilan adalah hal utama yang diperhatikan dalam bersosialisasi, dan ditunjang dengan cara berkomunikasi serta bersikap dalam karir dan di dunia profesional

    Sementara perwakilan Sari Ayu, Karian Claudia selaku Product Manager mengungkapkan apresiasinya bisa berkontribusi dalam acara ini. “Mengedukasi kecantikan merupakan pilar brand kami, perlunya kepercayaan diri karena juga penting judge by cover and looks. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat membantu para mahasiswa mencapai potensi terbaik mereka,” katanya.

    Workshop diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif dan Makeup Class dari Sari Ayu yang dilakukan oleh seluruh peserta. Mahasiswa yang hadir tampak anusias terhadap materi yang diberikan karenasangat bermanfaat dan menginspirasi mereka untuk lebih percaya diri dan profesional.

    Dengan keberhasilan acara ini, diharapkan kolaborasi serupa dapat terus dilakukan Prodi Ilmu Komunikasi UTA’45 Jakarta dalam mendukung pengembangan keterampilan mahasiswa.